Benarkah Game Super Mario Run Kuras Kuota Internet?

17 Desember 2016 18:22
Super Mario Run. (foto: ist)

AKHIR tahun2016 ini, Nintendo meluncurkan game mobile terbarunya yang bertajuk Super Mario Run. Saat ini game Super Mario Run masih tersedia untuk platform iOS saja, sementara untuk Android harus sabar menunggu hingga waktu yang belum ditentukan.

Seperti halnya game Pokemon Go, game Super Mario Run juga berhasil menarik antusiasme pengguna untuk mengunduh game dengan tokoh karakter yang identik dengan Nintendo, yakni Mario Bros. Alhasil, dengan tingginya minat pengguna untuk mengunduh game ini membuat server Apple kewalahan, hingga sempat down pada saat pelucuran tanggal 15 Desember lalu.

Game Super Mario Run memang asyik untuk dimainkan hingga membuat pemain lupa waktu. Namun dibalik keseruannya, anda diimbau untuk tidak terlalu larut dalam euforia game ini. Sama seperti Pokemon Go, down side dari game ini adalah diharuskan terhubung dengan server yang tentunya anda harus menyediakan koneksi internet agar dapat memainkannya.

Baru-baru ini banyak laporan yang menyebutkan jika game Super Mario Run masih memiliki kendala pada server. Hal ini menyebabkan penggunaan data internet ketika bermain game bisa membengkak menjadi sangat tinggi.

Menurut sebuah pengujian, bermain Super Mario Run bisa menyedot kuota internet sebanyak 40-60MB per jam, yang artinya jika rata-rata Anda bermain game ini selama dua jam perhari, maka total data internet yang Anda gunakan dalam dua pekan mencapai 5GB.

Untuk mengakali masalah tersebut, pemain dihimbau untuk terhubung ke jaringan WiFi untuk bermain game ini. Karena game ini juga masih terbilang baru, beberapa bugs seperti crash atau reconnect masih menjadi kendala, namun Nintendo dapat dengan mudah menanganinya. (**)

Comments